7 Manfaat Daun Semanggi bagi Kesehatan

7 Manfaat Daun Semanggi bagi Kesehatan

Semanggi yang memiliki empat kelopak daun dan sering dianggap sebagai simbol keberuntungan. Sementara bagi sebagian besar orang, semanggi umumnya dianggap gulma yang tumbuh di semak-semak pinggir jalan ataupun hama pengganggu tanaman di kebun. Namun sejumlah penelitian membuktikan daun semanggi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Dikutip dari WebMD (1/9/2023), semanggi atau Trifolium memiliki 250 spesies di seluruh dunia. Mayoritas tanaman ini dapat dikonsumsi karena kaya akan antioksidan, vitamin B1, B3, dan C, serta mineral kalsium, kromium, magnesium, fosfor, dan kalium. Semanggi juga bermanfaat bagi tanah karena dapat mengikat nitrogen sehingga mengurangi kebutuhan pupuk dan meningkatkan kualitas tanah. Tanah yang ditanami semanggi akan ditumbuhi lebih banyak rumput segar untuk pakan ternak sehingga penting dalam pertanian.

Manfaat daun semanggi Berikut ini sejumlah manfaat kesehatan dari tanaman semanggi yang mungkin jarang diketahui. 

1. Meningkatkan kekuatan tulang Osteoporosis atau pelapukan tulang berisiko terjadi pada orang lanjut usia atau perempuan menopause. Semanggi dapat digunakan untuk mengatasinya. Kandungan senyawa isoflavon di semanggi membantu meningkatkan kepadatan mineral di tulang sehingga tidak mudah terkena osteoporosis.

2. Mendukung kesehatan prostat Spesies semanggi berdaun merah memiliki manfaat menurunkan kadar antigen spesifik prostat (PSA) yang memicu kanker prostat. Namun, tanaman ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan kanker tertentu sehingga butuh berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

3. Menguatkan pembuluh darah Manfaat semanggi lainnya bagi kesehatan adalah menguatkan pembuluh darah arteri di tubuh. Kandungan isflavonnya membantu arteri tetap kuat dan fleksibel meskipun di usia lanjut. Hal tersebut membantu mencegah penyakit jantung.

4. Mengurangi rasa panas saat menopause Perempuan lanjut usia yang menopause akan mengalami gejala berupa serangan panas. Kondisi ini bisa diatasi dengan semanggi. Penelitian menunjukkan konsumsi 80 mg isoflavon di semanggi merah setiap hari selama tiga bulan akan mengurangi rasa panas saat menopause untuk sementara.

5. Menurunkan kolesterol Studi mengungkapkan semanggi merah dapat menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol jahat LDL, dan trigliserida. Sebaliknya, kolesterol baik atau HDL justru meningkat. Konsumsi semanggi merah dengan menerapkan gaya hidup sehat akan mengurangi gejala menopause serta kanker payudara.

6. Mengurangi pertumbuhan leukimia Penelitian juga menunjukkan kandungan isoflavon dari semanggi putih dapat mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel leukemia tanpa merusak sel sehat. Hal ini menunjukkan semanggi putih mempunyai potensi diolah menjadi obat alami untuk pengobatan kanker.

7. Mengatasi gangguan kesehatan lain Sementara itu, diberitakan The Daily Struggle, daun semanggi merah juga serin dipakai untuk bahan obat herbal. Daun semanggi mengobati masalah pernapasan, seperti asma, batuk, dan bronkitis. Tanaman ini juga membantu mengatasi kelainan kulit seperti eksim dan psoriasis. Semanggi juga bisa mengobati kondisi peradangan seperti radang send dan radang tenggorokan. Sementara semanggi putih dapat dikonsumsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendetoksifikasi tubuh, mengatur tekanan darah, serta mendukung aliran oksigen dan nutrisi.

Post Comment